Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/ARYA MANGGALA)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/ARYA MANGGALA)

Menkeu Harap BPK Diisi Orang-Orang Kredibel

Ekonomi bpk kementerian keuangan
Eko Nordiansyah • 04 Juli 2019 09:15
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diisi oleh orang-orang yang kredibel. Apalagi BPK dinilai memiliki peran penting sebagai lembaga negara yang berwenang memeriksa pengelolaan dan bertanggung jawab atas keuangan negara.
 
"Kita berharap tentu saja akan mendapatkan figur-figur yang bisa mengemban amanat konstitusi itu, karena penting sekali peranan BPK," kata Sri Mulyani, ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Dirinya tak masalah ketika banyak politisi yang mendaftarkan diri sebagai calon anggota BPK di periode mendatang. Sri Mulyani percaya Komisi XI DPR mampu menyeleksi orang-orang yang tepat untuk menduduki jabatan di BPK.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, Komisi XI maupun para calon anggota BPK menyadari pentingnya lembaga ini. Apalagi BPK adalah institusi yang disebutkan secara khusus dalam UUD 1945 untuk bisa menjaga tata kelola dan kredibilitas pengelolaan keuangan negara di seluruh Indonesia.
 
"Jadi karena memiliki peran yang begitu penting, kita semua berharap dan DPR sebagai wakil rakyat yang juga mendengarkan suara rakyat, juga memahami penting untuk memilih orang-orang yang memang bisa menjalankan tugas konstitusi yang sangat penting itu," jelas dia.
 
Sebelumnya ada 64 yang dikabarkan mendaftar diri sebagai calon anggota BPK ke Komisi XI DPR. Dari nama-nama tersebut terdapat sejumlah nama politisi, anggota BPK yang sekarang masih menjabat, hingga nama-nama tenar.
 
Sejumlah politisi tersebut adalah Daniel Lumban Tobing (PDIP), Akhmad Muqowam (PPP), Tjatur Sapto Edy (PAN), Ahmadi Noor Supit, Ruslan Abdul Gani (Golkar), Pius Lustrilanang, Wilgo Zainar, Haerul Saleh, Ferry Juliantono (Gerindra), dan Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat).
 
Anggota BPK yang kembali mencalonkan diri adalah Harry Azhar Azis, Eddy Mulyadi Supardi, Rizal Djalil, Moermahadi Soerja Djanegara, dan Achsanul Qosasi. Sementara ada nama-nama tenar seperti Bos Lion Group Rusdi Kirana, mantan Direktur Utama BEI Tito Sulistio, serta mantan Ketua Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif