Sepanjang Kuartal I, Penerimaan Perpajakan Terkumpul Rp262,4 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani. MI/Susanto.
Jakarta: Sepanjang kuartal I-2018, realisasi penerimaan perpajakan yang berhasil dikumpulkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan sebesar Rp262,4 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dari capaian tersebut penerimaan perpajakan tumbuh 16,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu apabila tak memasukkan unsur tax amnesty. Sementara bila memasukkan tax amnesty tumbuh  10,3 persen. Kuartal I tahun lalu capaian penerimaan pajak yakni Rp237,9 triliun.

"Jadi kita bersihkan dulu tax amnesty untuk bisa mendapatkan pertumbuhan dari penerimaan pajak dengan tidak terdistorsi," kata Ani di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Apabila dirinci, penerimaan pajak migas sebesar Rp11,4 triliun atau menurun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,9 triliun. Sementara pajak nonmigas sebesar Rp133,1 triliun atau tumbuh 23,1 persen tanpa tax amnesty dan 10,7 persen dengan tax amnesty.  

Sedangkan untuk penerimaan bea cukai yakni sebesar Rp17,9 triliun atau tumbuh 16,2 persen dari capaian pada periode yang sama tahun lalu Rp15,4 triliun.

"Penerimaan perpajakan menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ini menunjukkan denyut ekonomi kita mulai menunjukkan adanya kenaikan," pungkas Ani.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id