Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Setkab
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Setkab

Tahun Depan, Sri Mulyani Fokus Penguatan TIK di Bidang Keuangan Negara

Ekonomi Sri Mulyani Kementerian Keuangan
Eko Nordiansyah • 22 September 2021 19:43
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut kementerian yang dipimpinnya akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bidang keuangan negara dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2022.
 
Ia mengatakan, penguatan TIK terutama untuk bidang penerimaan negara yaitu penggalian potensi penerimaan negara melalui penguatan sistem perpajakan yang compatible dengan struktur ekonomi dan menangkap aktivitas perekonomian yang berbasis digital.
 
"Kedua, peningkatan akurasi pengalokasian, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Ketiga, percepatan digitalisasi proses bisnis dan mempertahankan standar kualitas layanan di Kemenkeu," kata dia dalam rapat Komisi XI di Jakarta, Rabu, 22 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, penguatan TIK dalam mendukung peningkatan potensi penerimaan negara ditujukan untuk meneruskan program core tax system, mengembangkan Centralized Integrated Interconnected Automated (CEISA), dan pemeliharaan Sistem Informasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak (SIDJP).
 
Dalam pengembangan TIK tersebut, ia menambahkan, Kemenkeu bekerja sama dengan instansi pemerintahan yang lain antara lain Kejaksaan Agung, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan instansi lain yang terkait.
 
Sementara untuk dukungan peningkatan akurasi pengalokasian, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran, penguatan TIK diarahkan dalam pengembangan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD), Hardware, Software, Lisensi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN), Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI), Modul Penerimaan Negara, serta OTP SAKTI dan HAI DJPB.
 
Kemudian, Sri Mulyani mengungkapkan, dukungan percepatan digitalisasi proses bisnis dan layanan juga dilakukan Kemenkeu dengan mengembangkan Smart Data Center, sewa jaringan komunikasi data, dan pemeliharaan TIK.
 
"Ini agar bisnis proses di Kemenkeu juga semakin terdigitalisasi. Transformasi dari cara kerja sudah terasa sekali dengan adanya pandemi. Ini membutuhkan dukungan infrastruktur untuk transforming yang semakin digital dan otomatisasi yang berdasarkan digital teknologi," pungkasnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif