Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.

Sri Mulyani Ingin Penerima Beasiswa LPDP Berkontribusi bagi Negeri

Ekonomi Beasiswa LPDP
Eko Nordiansyah • 16 Maret 2019 11:59
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menginginkan penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan kontribusi bagi negeri. Apalagi anggaran yang digelontorkan pemerintah juga tidak sedikit mencapai lebih dari Rp46 triliun.
 
Menkeu meminta para penerima beasiswa tidak mengkhianati Republik Indonesia karena apa yang sudah diberikan oleh negara kepada mereka. Para penerima beasiswa juga tak cukup hanya berterima kasih atas apa yang mereka dapatkan.
 
"Terima kasih saja tidak cukup, berikan dalam bentuk pemikiran, kerja keras, prestasi dan yang paling penting berikan hati anda hanya untuk Indonesia," kata dia di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat malam, 15 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, dana untuk pembiayaan program beasiswa LPDP saat ini sudah mencapai Rp46,117 triliun. Dana yang sempat membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla kaget ini disimpan dalam berbagai instrumen investasi agar tidak terjadi mismatch.
 
"Tadi Pak Wapres kaget, duitnya banyak. Saya bilang belum, masih akan banyak lagi. Dananya dipelihara dalam bentuk investasi baik surat berharga negara, deposito, obligasi," jelas dia.
 
Menurut dia, beasiswa LPDP sudah diberikan kepada 20.255 penerima (awardee) sejak 2013 lalu. Lembaga yang didirikan pada 30 Januari 2012 ini telah menghasilkan sebanyak 7.108 sudah selesai atau menjadi alumni, 9.881 yang sedang belajar, dan 3.266 dalam proses menunggu keberangkatan.
 
Pemberian beasiswa, kata dia, dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Apalagi beasiswa LPDP terdiri dari beasiswa reguler, beasiswa disertasi, beasiswa dokter spesialis, beasiswa afirmasi, beasiswa unggulan dosen Indonesia, dan dalam bentuk co-funding.
 
"Ini dalam rangka memaksimalkan hasil setiap rupiah yang kita belanjakan di LPDP dengan menghasilkan sebanyak mungkin tenaga-tenaga terdidik maupun yang lakukan penelitian, sehingga kalau mereka bisa juga lakukan co-funding kita juga akan lakukan pembiayaan bersama," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi