Posisi Utang Pemerintah Capai Rp4.180 Triliun di Akhir April
Ilustrasi. (Foto: Antara/Prasetyo Utomo).
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang pemerintah hingga akhir April 2018 mencapai Rp4.180,61 triliun atau tumbuh 13,99 persen selama satu tahun dibanding April tahun lalu yang sebesar Rp3.667,41 triliun.

Kendati demikian, dengan posisi tersebut, utang Indonesia diklaim masih berada pada level aman dan terjaga rasionya terhadap produk domestik bruto (PDB) di bawah 30 persen.

"Rasio utang pemerintah yakni pada level 29,88 persen dari PDB," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Mei 2018.

Bila dirinci, total utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp773,47 triliun serta penerbitan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp3.407,14 triliun.

Pinjaman berasal dari pinjaman luar negeri sebesar Rp773,91 triliun di antaranya bilateral Rp331,24 triliun, multilateral Rp397,82 miliar, komersial Rp43,66 triliun, supplier Rp1,19 triliun, dan pinjaman dalam negeri Rp5,78 triliun.

Sedangkan untuk penerbitan SBN berasal dari denominasi rupiah Rp2.427,76 triliun di antaranya surat utang negara (SUN) Rp2.049,79 triliun dan surat berharga syariah negara (SBSN) Rp377,96 triliun. Serta denominasi valas Rp979,38 triliun di antaranya SUN Rp764,28 triliun dan SBSN Rp215,1 triliun.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id