Ilustrasi Bank Dunia - - Foto: dok AFP
Ilustrasi Bank Dunia - - Foto: dok AFP

RI Raih Pinjaman Rp5,6 Triliun dari Bank Dunia untuk Ketahanan Sektor Keuangan

Ekonomi Bank Dunia Industri Keuangan Kementerian Keuangan pinjaman luar negeri
Eko Nordiansyah • 11 Juni 2021 14:12
Jakarta: Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar USD400 juta atau sekitar Rp5,6 triliun (kurs Rp14 ribu per USD) untuk mendukung reformasi sektor keuangan di Indonesia.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan reformasi struktural dalam mengatasi kerentanan sektor keuangan harus segera dilakukan lantaran sektor ini dianggap memiliki peranan penting dalam menghadapi pandemi covid-19.

 
"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memperkuat sektor keuangan karena perannya yang sangat penting dalam menjaga pertumbuhan Indonesia dan mengurangi kemiskinan, terutama selama tahap pemulihan covid-19," katanya dalam keterangan resminya, Jumat, 11 Juni 2021.
 
Pendanaan untuk kebijakan pembangunan yang baru ini akan mendukung berbagai reformasi di sektor keuangan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, pendanaan bertujuan untuk memperdalam sektor keuangan dengan memperluas akses kepada layanan keuangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya di sektor keuangan dengan memperkuat kerangka kepailitan dan hak-hak kreditur, melindungi konsumen dan data pribadi, serta membangun sistem pembayaran yang lebih efisien dan lebih cepat dengan memanfaatkan teknologi digital.

 
Ketiga, mendorong kemampuan sektor keuangan bertahan dari guncangan dengan memperkuat kerangka resolusi untuk menghindari berbagai gangguan terhadap kegiatan keuangan jika terjadi kegagalan bank, meningkatkan efektivitas pengawasan sektor keuangan serta menerapkan praktik-praktik keuangan yang berkelanjutan.
 
Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen menambahkan, pendanaan ini melengkapi berbagai upaya pemerintah untuk melindungi sektor keuangan dan perekonomian secara keseluruhan dari dampak-dampak yang ditimbulkan oleh krisis covid-19.
 
"Dengan menjadikan layanan keuangan lebih transparan, dapat diandalkan, dan berorientasi kepada teknologi, maka simpanan dapat disalurkan kepada investasi-investasi yang paling produktif secara lebih hemat, lebih cepat, dan lebih aman, sehingga membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi untuk masa depannya dan untuk melindungi diri mereka dari berbagai guncangan yang tidak diharapkan," ungkapnya.
 

Dukungan Bank Dunia bagi reformasi di sektor keuangan di Indonesia merupakan komponen penting pada Kerangka Kerja Kemitraan Kelompok Bank Dunia untuk Indonesia, penguatan ketahanan ekonomi dan daya saing mencakup tujuan spesifik yang difokuskan pada peningkatan kedalaman, perbaikan efisiensi, dan penguatan ketahanan di sektor keuangan. Pendanaan baru ini juga didasarkan pada prinsip-prinsip GRID (pembangunan yang hijau, berketahanan, dan inklusif).
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif