Ilustrasi ekonomi Indonesia - - Foto: Antara/ Nova Wahyudi
Ilustrasi ekonomi Indonesia - - Foto: Antara/ Nova Wahyudi

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun Ini 0%

Ekonomi bank dunia pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia
Antara • 02 Juni 2020 21:47
Jakarta: Bank Dunia memprediksi pertumbuhan perekonomian Indonesia akan melambat ke level nol persen atau tidak tumbuh tahun ini akibat dampak pandemi covid-19. Prediksi tersebut merupakan imbas dari perekonomian global yang melambat, baik di negara maju maupun berkembang.
 
“Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat ke nol persen. Asumsi ini berdasarkan dua bulan implementasi dari PSBB yang efektif mulai April hingga Mei bahkan sampai Juni,” kataSenior Economist The World Bank Ralph Van Doorn dikutip dari Antara, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Ralph mengatakan pertumbuhan investasi turut melambat. Hal ini diakibatkan oleh ketidakpastian berakhirnya wabah korona serta penanganan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Lalu harga komoditas rendah, dan ekonomi global masih memengaruhi pasar keuangan dan saham.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Konsumsi akan melambat karena terjadinya PHK dihasilkan dari penurunan kegiatan ekonomi dan menurunnya kepercayaan konsumen,” ujar dia.
 
Ia pun memprediksikan utang RI berada di level 37 persen dari PDB yang didorong oleh defisit lebih tinggi, pertumbuhan lebih lambat, depresiasi nilai tukar rupiah, guncangan suku bunga, serta banyaknya pinjaman untuk membiayai paket stimulus. Karena itu, Bank Dunia menyiapkan skenario terburuk yaitu perekonomian Indonesia akan terkontraksi hingga 3,5 persen dari PDB.
 
“Jika terjadi PSBB diimplementasikan selama empat bulan maka akan menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar 3,5 persen dari PDB,” tegasnya.
 
Baca:
Bank Dunia Ramal Penduduk Miskin RI Bertambah 9,6 Juta Orang
 
Sementara itu, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Hidayat Amir optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada dalam skenario pemerintah yaitu 2,3 persen hingga minus 0,4 persen.
 
“Kalau tadi World Bank menaruh situasi skenarionya pertumbuhan Indonesia full year nol persen tapi kami di pemerintah Kemenkeu memprediksikan akan tetap tumbuh di kisaran 2,3 persen sampai minus 0,4 persen,” katanya dalam kesempatan yang sama.

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif