Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO: Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO: Bank Indonesia

Kondisi Global Memburuk, BI: Stabilitas Ekonomi RI Terjaga

Ekonomi pertumbuhan ekonomi bank indonesia ekonomi indonesia
Antara • 29 November 2019 09:22
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut stabilitas ekonomi Indonesia di 2019 tetap terjaga karena kuatnya sinergi kebijakan ekonomi nasional dan bauran kebijakan BI yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan meski perekonomian global memburuk.
 
"Kita bersyukur di tengah buruknya ekonomi global, kinerja dan prospek ekonomi cukup baik. Stabilitas terjaga, momentum pertumbuhan berlanjut, sementara sejumlah negara mengalami resesi atau bahkan krisis," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dalam pertemuan tahunan 2019, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 29 November 2019.
 
Ia optimistis pertumbuhan ekonomi yang baik itu akan meningkat di 2020 ditopang permintaan domestik, konsumsi dan investasi. Pertumbuhan yang membaik, lanjut dia, juga tercatat di sejumlah daerah di Tanah Air dengan proyeksi inflasi yang rendah sebesar 3,1 persen pada akhir 2019 dan diyakini terkendali sesuai sasaran tiga plus minus satu persen di 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perry menyebut rendahnya inflasi selama lima tahun terakhir mendukung daya beli masyarakat. Sedangkan perkembangan nilai tukar rupiah, lanjut dia, juga menguat tahun ini dan akan bergerak stabil pada 2020.
 
"Di samping kebijakan BI, stabilitas rupiah didukung terjaganya keseimbangan neraca pembayaran dan cadangan devisa meningkat," imbuhnya.
 
Perry mengungkapkan tiga kunci yang bisa dilakukan menghadapi situasi ekonomi global yakni sinergi, transformasi dan inovasi. Ia menjelaskan transformasi ekonomi ditingkatkan agar pertumbuhan lebih tinggi lagi dan sumber pertumbuhan dalam negeri akan dikembangkan seperti manufaktur, pariwisata, maritim, pertanian, dan UMKM.
 
Perbaikan iklim investasi, pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia, lanjut dia, juga akan dipercepat. Sedangkan ekspor didorong melalui perdagangan internasional di antara kawasan termasuk menyasar pasar negara baru.
 
"Inovasi digital kami kembangkan sebagai sumber pertumbuhan sekaligus mendorong inklusi ekonomi dan keuangan melalui pengembangan dan integrasi ekosistem ekonomi dan keuangan digital dalam unicorn nasional di berbagai segmen," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif