Ilustrasi penyaluran gaji PNS - - Foto: dok AFP
Ilustrasi penyaluran gaji PNS - - Foto: dok AFP

Baru 9,15% gaji PNS yang Disalurkan Lewat Bank Syariah

Ekonomi pns Perbankan Syariah Kementerian Keuangan keuangan syariah ASN
Husen Miftahudin • 11 Januari 2022 18:25
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengakui porsi perbankan syariah dalam menyalurkan gaji (payroll) Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih relatif kecil, yakni hanya 9,15 persen.
 
Dari porsi tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjadi bank syariah penyalur gaji PNS terbanyak. Direktur Pengelola Kas Negara Kemenkeu Noor Faisal Achmad pun meminta BSI untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh nasabah payroll PNS dengan menjamin proses penyaluran gaji secara tepat waktu dan tepat jumlah.
 
"Layanan tersebut dapat memberikan kenyamanan kepada ASN mitra BSI. Inovasi, produk layanan dan pembiayaan, serta instrumen keuangan yang variatif bagi nasabah ASN menjadi sangat penting kami kira untuk dikembangkan," ujar Noor dalam Grand Launching BSI, Selasa, 11 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Noor mengungkapkan Kemenkeu telah memberikan ruang payroll PNS yang luas bagi perbankan syariah. Seluruh regulasi yang diterbitkan memberikan akses yang luas bagi bank syariah untuk berperan dalam penyaluran gaji PNS, TNI, hingga Polri.
 
Apalagi sejumlah kebijakan telah dikeluarkan seperti PMK Nomor 11/PMK.05/2016 yang mengatur jika lembaga menggunakan lebih dari satu Bank Penyalur Gaji (BPG), maka harus terdiri dari bank konvensional dan syariah. Satuan kerja boleh menggunakan maksimal tiga bank penyalur gaji.
 
Karena itu, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu bekerja sama dengan BSI untuk meningkatkan layanan BSI sebagai salah satu bank penyalur gaji PNS, bank persepsi, dan mitra pengelola rekening khusus Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
 
Terkait dengan penyaluran belanja dan proyek yang bersumber dari penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) kepada BSI diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dari hulu hingga hilir.

 
"Mengingat proyek SBSN lebih banyak merupakan proyek fisik, antara lain infrastruktur di bidang Ibu Kota Negara (IKN) sekarang ini, tentunya kami berharap agar BSI dapat melakukan penyaluran dana secara on time kepada kegiatan dan proyek yang dibiayai oleh SBSN tersebut," tegas dia.
 
Selain itu, Noor meminta BSI agar dapat memberikan layanan yang lebih memudahkan nasabah, menciptakan instrumen fasilitas dan pembiayaan proyek berbasis syariah yang dapat dimanfaatkan dunia usaha, penyedia barang dan jasa, yang akan menjadi komplementer pembiayaan dari proyek-proyek SBSN.
 
"Demikian juga BSI harus dapat meng-create fasilitas-fasilitas digitalisasi dan platform pembayaran dan juga fasilitas-fasilitas lainnya yang mendukung pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)," tutur dia.
 
Selain itu, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu juga memberikan dukungan kepada BSI untuk mengelola rekening satuan kerja kementerian/lembaga dan penempatan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di 2020 dan 2021 untuk fasilitas pembiayaan, khususnya kepada UMKM.
 
"Kami berharap kerja sama yang baik ini akan terus dibangun untuk mendukung program-program pemerintah. Demikian juga kiranya BSI dapat semakin tumbuh dan mampu bersaing di tingkat global," pungkas Noor.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif