Ilustrasi ekonomi Indonesia. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi ekonomi Indonesia. Foto: MI/Galih Pradipta

Kemungkinan RI Masuk Resesi di Kuartal III Makin Besar

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Sri Mulyani
Eko Nordiansyah • 02 September 2020 12:14
Jakarta: Kemungkinan ekonomi Indonesia untuk masuk resesi pada kuartal III-2020 ini semakin besar. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III diperkirakan kembali tumbuh negatif.
 
"Kemenkeu memproyeksikan 2020 di minus 1,1 persen sampai 0,2 persen. Dengan lower end menunjukkan di kuartal III mungkin mengalami negatif," kata dia dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu, 2 September 2020.
 
Pada kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen meski pada kuartal I masih tumbuh positif 2,97 persen. Jika pada kuartal III pertumbuhan ekonomi kembali negatif, maka bisa dipastikan Indonesia memasuki resesi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kuartal IV masih dalam zona sedikit di bawah netral. Sedangkan kalau 0,2 persen mengasumsikan di kuartal III dan kuartal IV recovery bisa terjadi, lebih untuk kompensasi kontraksi pada kuartal II," jelas dia.
 
Menurutnya, kontraksi ekonomi pada kuartal II terjadi karena penurunan drastis konsumsi rumah tangga. Pada kuartal I konsumsi rumah tangga masih tumbuh 2,6 persen, namun pada tiga bulan setelahnya mengalami pertumbuhan minus 5,6 persen.
 
Di sisi lain, aktivitas investasi, ekspor, dan impor juga masih mengalami pertumbuhan negatif. Oleh karena itu, pemerintah berharap perbaikan baik dari konsumsi, investasi, ekspor, serta belanja negara untuk mendorong ekonomi di tahun ini.
 
"Ini tergantung confidence masyarakat kelas menengah atas terhadap covid dan pengembalian aktivitas normal kembali yang tidak bisa diperoleh sebelum covid-19 dikendalikan dengan baik," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif