THR Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,15%
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 dapat mencapai 5,15 persen seiring dengan Tunjungan Hari Raya (THR) yang digelontorkan Pemerintah sebesar Rp35,76 triliun menjelang Lebaran.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan salah satu stimulus fiskal adalah gaji dan THR. Hal tersebut membuat konsumsi rumah tangga meningkat, sehingga inflasi juga terkendali.

"Terkendalinya inflasi membuat kemampuan belanja meningkat, jadi di kuartal II diperkirakan lebih tinggi dari kuartal I yang mendekati 5,15 persen dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) kuartal II," ujarnya di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, 25 Mei 2018.

Selain itu penopang lainya adalah stimulus fiskal pada belanja modal khususnya infrastruktur, yang membuat gambaran positif dari sisi investasi dari dalam maupun luar negeri.

"Kalau dulu investasi dari sisi konstruksi sekarang sudah banyak juga investasi non-konstruksi. Terkait dengan infrastruktur maupun yang lain-lain berbagai faktor yang bisa mendorong ke sana," tambahnya.

Selain itu, harga komoditas yang cukup baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di luar Jawa. Hal itu mendorong beberapa daerah penghasil ekspor komoditas untuk meningkatkan konsumsi ekspornya.

"Beberapa daerah yang memang mempunyai ekspor komoditas apalagi kemudian kursnya juga relatif cukup bagus bagi eksportir sehingga itu mendorong konsumsi ekspor mereka," tuturnya.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebelumnya menjelaskan peningkatan THR disebabkan pensiunan juga akan mendapatkan THR. Pembayaran THR juga sebesar gaji pokok ditambah tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, serta tunjangan keluarga.

Rinciannya antara lain pembayaran gaji pokok ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri Rp5,24 triliun, tunjangan kinerja Rp5,79 triliun, serta THR untuk pensiunan Rp6,85 triliun. ASN, prajurit TNI, anggota Polri, dan pensiunan juga akan mendapatkan gaji ke-13. Dana itu akan cair menjelang tahun ajaran baru anak sekolah.

"Gaji-13 direncanakan pengajuan pembayaran permintaan oleh satker kepada kantor pelayanan perbendaharaan negara (KPPN) dilakukan pada akhir Juni dan dibayarkan pada awal Juli," ujar dia.

 



(AHL)