Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Stimulus Pemerintah yang Bikin RI Keluar dari Resesi di Kuartal II-2021

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Sri Mulyani Ekonomi Indonesia pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 05 Agustus 2021 10:47
Jakarta: Pemerintah meyakini pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2021 akan bisa tumbuh positif. Artinya ekonomi Indonesia akan keluar dari resesi setelah selama empat kuartal sejak pertengahan 2020 lalu selalu mencatat pertumbuhan negatif.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, peningkatan belanja negara melalui berbagai macam bantuan sosial (bansos) menjadi pendorong tumbuhnya konsumsi masyarakat sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di kuartal II.
 
"Ini jadi landasan proyeksi ekonomi. Kita optimistis di atas tujuh persen karena April-Mei dan pertengahan Juni kuat," kata Sri Mulyani dalam diskusi Economic Outlook, Senin, 12 Juli 2021 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga akhir Juni 2021, realisasi belanja bantuan sosial (bansos) mencapai Rp75,98 triliun atau sekitar 48,57 persen dari pagunya. Realisasi tersebut dimanfaatkan untuk penyaluran program-program bansos reguler maupun tambahan untuk pemulihan dampak covid-19.
 
Sederet stimulus ini diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 9,9 juta KPM, bantuan pangan melalui kartu sembako kepada 15,93 juta KPM, dan bantuan tunai melalui Program Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 10,46 juta KPM.
 
Pemerintah juga menyalurkan program kartu prakerja sebesar Rp9,9 triliun bagi 2,82 juta peserta, serta pembayaran selisih kurang antara pemakaian riil dengan rekening minimum dan pembebasan biaya beban atau abonemen tagihan listrik sebesar Rp1,19 triliun untuk 1,14 juta pelanggan listrik penerima bantuan.
 
Selain itu, pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada keluarga miskin atau tidak mampu di desa yang tidak menerima program bansos. Realisasi BLT Desa mencapai Rp4,99 triliun bagi lima juta KPM di 67.236 desa.
 
Berbagai stimulus yang diberikan pemerintah ini belum termasuk belanja pemerintah lainnya yang bisa berdampak positif terhadap perekonomian. Misalnya saja pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan pensiunan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, maupun pensiunan.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif