BI: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV tak Jauh dari Triwulan III

Husen Miftahudin 06 November 2018 15:55 WIB
ekonomi indonesia
BI: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV tak Jauh dari Triwulan III
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo. Medcom/Husen M.
Jakarta: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2018 tak akan berbeda jauh dengan capaian di triwulan sebelumnya. Pada triwulan III-2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia di posisi 5,17 persen atau melambat ketimbang triwulan sebelumnya di posisi 5,27 persen.

"Kita masih memperkirakan untuk triwulan IV-2018 pertumbuhan ekonominya kurang lebih (tak beda jauh dengan triwulan III-2018)," ujar Dody di Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 6 November 2018.

Menurutnya, konsumsi rumah tangga dan investasi masih menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2018. Namun, kinerja ekspor dirasa sulit untuk mengejar akselerasi pertumbuhan impor.

"Kalau bicara nett ekspor dari eksternal demand-nya masih di posisi nett minus karena pertumbuhan impor di atas pertumbuhan ekspor. Tentunya ekspor sendiri sudah tumbuh, tapi kecepatannya di bawah kecepatan impor," ungkap Dody.

Meski demikian, Dody optimistis pertumbuhan ekonomi di triwulan IV-2018 membaik. "Kita melihat secara overall keseluruhan tahun, mungkin perbaikan sendiri di triwulan IV-2018 akan bisa mendorong (pertumbuhan ekonomi 2018)," beber dia.

Di tahun ini, Bank Sentral telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi. BI menyebut pertumbuhan ekonomi 2018 bakal berada di titik tengah kisaran 5-5,4 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi triwulan III-2018 tercatat tumbuh 5,18 persen secara tahun ke tahun atau year on year (yoy). Capaian perekonomian RI di triwulan III-2018 didorong pertumbuhan semua lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar 9,19 persen.

Pertumbuhan juga didorong oleh semua komponen pada sisi pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 8,54 persen.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id