Gubernur BI Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Gubernur BI Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

BI Klaim Penjualan Eceran di November 2019 Tumbuh Positif

Ekonomi bank indonesia
Husen Miftahudin • 10 Januari 2020 19:29
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengklaim penjualan eceran tumbuh positif pada November 2019, meskipun melambat dibandingkan penjualan pada bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2019 yang tumbuh 1,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan IPR Oktober 2019 sebesar 3,6 persen (yoy).
 
"Kalau dilihat dari trennya, baik survei ekspektasi konsumen maupun survei penjualan eceran itu menunjukkan suatu tren kenaikan. Dan itu terbukti juga dari ekspektasi ke depannya yang naik, sehingga menunjukkan bahwa persepsi dari konsumen maupun dari produsen itu mengalami peningkatan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kompleks perkantoran Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Tetap tumbuh positifnya penjualan eceran ditopang oleh penjualan pada kelompok suku cadang dan aksesori, perlengkapan rumah tangga lainnya, serta makanan, minuman, dan tembakau.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menukil siaran resmi Bank Indonesia, penjualan eceran pada Desember 2019 diprakirakan tidak setinggi pencapaian pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini terindikasi dari pertumbuhan IPR Desember 2019 yang secara tahunan menurun sebesar 0,2 persen (yoy).
 
"Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi, serta kelompok barang lainnya."
 
Hasil survei mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan mendatang diprakirakan meningkat. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) tiga bulan yang akan datang meningkat menjadi 154,6, dari 149,2 pada bulan sebelumnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif