Menko Darmin tak Khawatir Kenaikan Suku Bunga AS
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)
Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tidak khawatir mengenai rencana bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve, yang akan menaikkan suku bunga acuan. Pasalnya kenaikan suku bunga bukan baru dilakukan oleh the Fed.

"Ya itu kan sudah berkali-kali suku bunga dinaikkan," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa, 25 September 2018.

Dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC), the Fed diperkirakan menaikkan Fed Fund Rate (FFR) bulan ini. Kenaikan ini akan menjadi ketiga kalinya tahun ini, dengan ditambah satu kali kenaikan lagi di akhir 2018.

Normalisasi kebijakan the Fed sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu, dan akan berlanjut hingga tahun depan. Bahkan the Fed diprediksi menaikkan suku bunga antara dua hingga tiga kali lagi pada 2019.

Sementara di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) sudah empat kali menaikkan suku bunga BI 7 Day Reverse Repo Rate. Bahkan suku bunga acuan BI sudah naik 125 basis poin (bps) hingga ke level 5,5 persen pada Agustus lalu.

"Keputusan tersebut konsisten dengan upaya untuk mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik dan mengendalikan defisit transaksi berjalan dalam batas yang aman," tulis BI dalam rilis Rapat Dewan Gubernur (RDG) Agustus.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id