Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. AFP

Sri Mulyani Akui Pelaku Usaha di Bali Masih Minim Terima Bantuan Pemerintah

Ekonomi Sri Mulyani UMKM Stimulus Ekonomi Imbas Korona pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 08 April 2021 14:26
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui masih banyak pelaku usaha di Bali yang tidak menerima bantuan insentif dari pemerintah. Padahal pemerintah memberikan berbagai macam insentif untuk membantu dunia usaha bertahan selama pandemi.
 
Dari survei yang dilakukan oleh berbagai institusi, Sri Mulyani menyebut, bantuan yang dibutuhkan belum sejalan dengan bantuan yang diterima oleh para pelaku usaha baik di level usaha mikro kecil (UMK) maupun usaha menengah besar (UMB) di Bali.
 
"Seperti relaksasi, pendanaan pinjaman dan cicilan bunga untuk UMKM. Dibutuhkan 59 persen namun dari program-program pemerintah baru 17,89 persen (UMK) dan baru 20,86 (UMB) yang mendapatkan atau menerima," kata dia dalam webinar Bali Economic and Investment Forum 2021, Kamis, 8 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk bantuan modal usaha, dari 82,96 persen yang membutuhkan baru 10,73 persen UMK yang menerima, sedangkan UMB baru 7,49 persen dari 54,01 persen. Penundaan pembayaran pajak baru diterima 11,58 persen UMK dan 22,46 persen UMB.
 
Untuk insentif kemudahan pengajuan pinjaman, Sri Mulyani menyebut, baru dirasakan 10,73 persen UMK dari 62,52 persen yang membutuhkan. Sedangkan untuk level UMB, baru 6,42 persen yang menerima dari 46,52 persen yang membutuhkan.
 
"Tagihan listrik untuk 450 VA, 74,11 persen yang dibutuhkan, yang dirasakan 12,95 persen (UMK). Padahal ini adalah sangat targeted karena ada alamat, nama, dan penggunaan listrik. Untuk UMB baru dirasakan 9,09 persen dari 74,3 persen," ungkapnya.
 
"Untuk bantuan pemasaran, baru 8,86 persen UMK merasakan dari 68,52 persen sedangkan UMB baru 5,35 persen dari 66,84 persen. Ini menggambarkan program dari pemerintah dan dari sisi kemampuan eksekusi belum bisa dirasakan," lanjut dia.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif