Illustrasi utang. Foto : MI/RAMDANI.
Illustrasi utang. Foto : MI/RAMDANI.

Akhir Desember, Utang Pemerintah Jadi Rp4.778 Triliun

Ekonomi utang luar negeri
Eko Nordiansyah • 07 Januari 2020 17:24
Jakarta: Kementerian Keuangan mencatat utang pemerintah hingga akhir Desember 2019 sebesar Rp4.778 triliun. Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan utang pemerintah bulan sebelumnya yang mencapai Rp4.814,31 triliun.
 
"Turun dari November karena ada pelunasan (utang pemerintah)," kata Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman ditemui di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Utang pemerintah setara dengan 29,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kondisi ini terbilang masih aman sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara, batas maksimal utang pemerintah adalah 60 persen dari PDB.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bukan hanya masih jauh di bawah ketentuan UU, rasio utang pemerintah terhadap PDB masih lebih rendah dibandingkan negara berkembang lainnya. Di Asia Tenggara, rasio utang negara-negara tetangga Indonesia jauh lebih tinggi.
 
"Rasio utang Indonesia terjaga di 30 persen. Kalau dibandingkan dengan negara lain kita masih cukup hati-hati," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
 
Rasio utang Malaysia tercatat 55,6 persen terhadap PDB. Sementara Filipina, rasio utangnya sebesar 38,9 persen dan Singapura 113,6 persen terhadap PDB. Rata-rata rasio utang negara maju sebesar 102 persen dan negara berkembang 50,6 persen dari PDB.
 
"Sejak 2015 sampai dengan 2018 pertumbuhan pembiayaan utang cenderung menurun dengan rasio utang relatif rendah. Sementara di 2019 mengalami kenaikan karena adanya kebijakan pembiayaan," jelas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif