Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: Medcom.id/Daviq Umar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO: Medcom.id/Daviq Umar.

Menkeu Akui Penerimaan Pajak di RI Kurang Maksimal

Ekonomi penerimaan pajak
Daviq Umar Al Faruq • 10 Oktober 2019 18:21
Malang: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menilai penerimaan pajak di Indonesia masih kurang maksimal. Hal itu disebabkan oleh pola pikir masyarakat yang masih beranggapan tidak perlu membayar pajak.
 
"Saya akui dan kita harus akui, Indonesia dari sisi penerimaan pajak masih perlu untuk ditingkatkan. Ini tidak hanya persoalan mau membayar pajak, tapi mindset (pola pikir)," katanya saat mengisi orasi ilmiah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Malang, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Menurut Ani, sapaan akrabnya, banyak masyarakat Indonesia yang menganggap membayar pajak itu bukan kewajibannya, tapi orang lain.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bahkan ada yang punya pandangan yang bayar pajak seharusnya hanya perusahaan tambang kayak Freeport saja. Itu salah," imbuhnya.
 
Menkeu kemudian membandingkan penerimaan pajak di Indonesia dengan negara maju dan kaya seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, bahkan Malaysia. Kesadaran membayar pajak di negara yang kaya, diakuinya begitu tinggi.
 
"Anda pikir buruh di sana enggak bayar pajak? Mereka bayar. Kalau negara-negara lain yang dipandang lebih maju dari kita, coba tanyakan kepada warga negaranya, how much tax you pay (berapa banyak Anda membayar pajak)," ungkapnya.
 
Di sisi lain, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengaku banyak tantangan dalam mengenalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada generasi muda. Dirinya pun sudah dua kali memberikan orasi ilmiah kepada mahasiswa baru di UMM. Dia menyebutkan kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa dapat memahami kondisi ekonomi terkini.
 
"Tantangan-tantangan ke depan dan juga saya memperkenalkan mengenai peranan dari APBN keuangan negara kepada mereka. Saya senang bisa kembali di sini," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif