Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).
Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).

Kenaikan Anggaran Kemenkeu karena Ada Tambahan PNS

Ekonomi pns
Eko Nordiansyah • 18 Juni 2019 17:07
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan kenaikan pagu indikatif anggaran 2020 dibandingkan tahun ini karena adanya penambahan pegawai negeri sipil (PNS) baru. Ini menyebabkan anggaran untuk Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan.
 
Dirinya menyebutkan, anggaran untuk sekjen Kemenkeu naik hingga Rp2,14 triliun. Kenaikan ini merupakan yang terbesar dibandingkan anggaran eselon I lainnya, yang digunakan mendukung untuk reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan.
 
"Kenaikan pemeliharaan akibat ada tambahan aset, serta adanya penambahan jumlah pegawai baru di 2019 sebesar 3.699 beserta kenaikan tukin (tunjangan kinerja)," kata dia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tahun depan, Kemenkeu mengajukan anggaran sebesar Rp35,6 triliun di luar untuk Badan Layanan Umum (BLU). Anggaran 2020 mengalami kenaikan Rp4,21 triliun, terdiri dari anggaran operasional naik Rp3,21 triliun dan nonoperasional naik Rp1 triliun.
 
Sri Mulyani menjelaskan kenaikan anggaran nonoperasional digunakan untuk memperbaiki aset yang dimiliki oleh Kemenkeu. Menurutnya, anggaran nonoperasional digunakan untuk belanja multiyears.
 
"Terutama untuk gedung keuangan negara di Jayapura yang sekarang masih dalam bentuk sewa dan untuk Mamuju, serta renovasi gedung Maramis yang merupakan warisan dari Deandles di Lapangan Banteng yang makin hari sudah semakin mengkhawatirkan," jelas dia.
 
Sri Mulyani sebelumnya mengajukan anggaran sebesar Rp44,39 triliun kepada Komisi XI dalam rapat Rencana Kerja Anggaran (RKA) 2020. Anggaran ini termasuk dana untuk BLU dan Badan Hubungan Luar Negeri (BHLN).
 
Sementara anggaran di luar BLU sebesar Rp35,64 triliun terdiri dari anggaran untuk 12 eselon I. Jumlah tersebut terdiri dari belanja operasional sebesar Rp29,09 triliun, sedangkan belanja non operasional sebesar Rp6,56 triliun.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif