Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

BPK Peringatkan Kenaikan Utang Pemerintah

Ekonomi bpk surat utang
Eko Nordiansyah • 28 Mei 2019 15:46
Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memperingatkan pengelolaan utang pemerintah. Meski rasio utang pemerintah masih di bawah ambang batas, namun peningkatan utang pemerintah selama beberapa tahun terakhir menjadi perhatian dari BPK.
 
Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan rasio utang pemerintah pusat terus mengalami peningkatan sejak 2015. Meskipun rasio utang tersebut masih di bawah ambang batas 60 persen dari PDB.
 
"Peningkatan rasio utang dimulai sejak 2015 sampai dengan 2017 pada 2015 sebesar 27,4 persen, 2016 sebesar 28,3 persen, 2017 sebesar 29,93 persen," ujar Moermahadi usai Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rasio utang terus menurun menjadi 29,81 persen pada 2018. Peningkatan rasio utang tersebut tidak lepas dari realisasi pembiayaan utang dari tahun 2015-2018 yaitu sebesar Rp380 triliun pada 2015, Rp403 triliun pada 2016, Rp429 triliun pada 2017, dan Rp370 triliun pada 2018.
 
"Kan masih di bawah itu, tapi kita kan warning, masih di bawah rasio terhadap PDB tapi kita warning, ini makin lama makin meningkat," jelas dia.
 
Sampai dengan 31 Desember 2018, nilai pokok atas utang pemerintah sebesar Rp4.466 triliun yang terdiri dari utang luar negeri sebesar Rp2.655 triliun atau 59 persen dan utang dalam negeri sebesar Rp1.811 triliun atau 41 persen.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif