Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/Bay ISMOYO
Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/Bay ISMOYO

Rupiah Melemah, IHSG Merekah

Ekonomi ihsg rupiah
Nia Deviyana • 14 Januari 2020 16:58
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Januari 2020 berada di level Rp13.680 per USD atau melemah 7,5 poin atau setara 0,05 persen dibandingkan pada pembukaan perdagangan di level Rp13.655 per USD.
 
Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp13.642 per USD hingga Rp13.690 per USD.
 
Sementara itu, Yahoo Finance mencatat mata uang Garuda berada di posisi Rp13.675 per USD atau menguat 29 poin atau 0,2 persen dibandingkan pembukaan perdagangan di level Rp13.704 per USD.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan rupiah menguat di posisi Rp13.654 per USD dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp13.708 per USD.
 
Sementara, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) berada di level 6.325 pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Januari 2020. IHSG menguat tipis 28,84 poin atau 0,46 persen.
 
Volume perdagangan mencapai Rp7,7 triliun. Tercatat 165 saham menguat, 219 saham melemah, dan 164 saham stagnan.
 
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2019 yang diperkirakan kembali membukukan defisit menjadi faktor melemahnya rupiah.
 
"Namun sepertinya defisit neraca perdagangan tidak akan separah bulan sebelumnya," tulis Ibrahim dalam catatan hariannya yang dikutip Medcom.id.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan data perdagangan internasional Indonesia periode Desember 2019, besok. Konsensus pasar yang dihimpun para analis memperkirakan ekspor masih akan mengalami kontraksi (tumbuh negatif) 1,9 persen secara year-on-year (yoy). Sementara impor juga terkontraksi 4,4 persen (yoy) dan neraca perdagangan defisit USD456,5 juta.
 
"Kalau memang Neraca perdagangan sesuai dengan ekspektasi yang ada, maka mata uang Garuda akan kembali menguat dalam perdagangan besok," pungkasnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif