Kepala BKPM Sebut Indonesia Lulus Uji Tes
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong menyebutkan setelah jungkir balik melewati gejolak ekonomi sepanjang 2018 Indonesia dinyatakan telah lulus dari uji tes atau stress test. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang dapat bertahan di tengah gejolak ekonomi global.

"Saya mau mengusulkan bahwa Indonesia lulus dengan sangat baik," kata Thomas, dalam Economic Outlook Bank Mandiri, di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu malam, 5 Desember 2018.

Ia menjelaskan 2018 merupakan tahun yang cukup berat bagi negara berkembang. Beberapa negara seperti Argentina, Turki, dan Pakistan tidak kuat dan tidak bisa melawan gejolak ekonomi yang ada sehingga akhirnya mengalami krisis ekonomi. Namun, Indonesia masih bisa bertahan.

"Argentina pecah, Turki pecah, Pakistan juga pecah. Di pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali ada Menteri Keuangan Pakistan hadir untuk mulai menginisiasi program penyelematan IMF untuk Pakistan," jelas dia.


Setelah melewati tes, menurut Thomas, Indonesia akan menjadi negara yang kuat dengan perekonomian lebih baik dan stabil. Tekanan yang dihadapi di 2018 mengembalikan fokus reformasi kebijakan ekonomi yang sempat terlena di 2016-2017.

"Tekanan yang kita alami tahun ini mengembalikan fokus dan semangat reformasi ekonomi dan pelayanan the bottle necking proyek investasi yang terus terang kita kehilangan momentum. Kita termasuk kelompok emerging market yang lolos dari stress test, sehingga membentuk basis yang kuat," ujar dia

Lebih lanjut, mantan Menteri Perdagangan ini telah memprediksi di 2019 kondisi ekonomi Indonesia akan lebih baik. Investasi akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di tahun depan. "Kalau saya lihat dengan kondisi yang ada, prediksi saya, tahun depan akan lebih baik dari pada tahun ini," pungkas dia.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id