Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Pemerintah Berharap Aturan DHE Meminimalkan Dana Keluar

Ekonomi ekonomi indonesia devisa hasil ekspor
Eko Nordiansyah • 25 Januari 2019 15:11
Jakarta: Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan atau pengolahan Sumber Daya Alam (SDA). Aturan ini diharapkan meminimalkan risiko dana keluar ketika terjadi gejolak.
 
"Bagaimanapun setiap kali ada gejolak global, ya kita kemudian mengalami arus mdoal keluar atau orang keluar," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Dirinya menambahkan jika gejolak berlangsung lama seperti sekarang ini tentu menganggu neraca modal dan finansial. Arus modal keluar yang lebih besar menyebabkan defisit, ditambah lagi defisit neraca perdagangan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu kita posisi pertahanannya agak kurang. Apalagi karena ekspor impor di barang secara keseluruhannya itu sebenarnya kan defisit. Artinya devisa yang masuk lebih kecil dari yang keluar," jelas dia.
 
Darmin menjelaskan alasan mengatur DHE SDA adalah karena impor sektor tersebut terbilang tidak ada. Dengan sumber bahan baku dari dalam negeri, pengusaha tidak perlu valuta asing (valas) untuk barang modal meskipun menghasilkan devisa.
 
"Sehingga walaupun katakan lah migas itu defisit juga. Jangan dilihat defisit komoditinya, tapi perusahaan yang mengekspor BBM itu kan enggak impor BBM, sehingga sebenarnya dia ada lebihnya di dalam (negeri), kalau kita wajibkan masuk," pungkasnya.
 
Dalam PP 1/2019 eksportir wajib memasukkan DHE SDA dari sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan dan perikanan ke dalam sistem keuangan Indonesia. Eksportir wajib membuat escrow account pada bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valas.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi