Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)
Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Perpres DNI Berikan Kepastian bagi Investor

Ekonomi daftar negatif investasi
Angga Bratadharma • 24 Mei 2016 18:09
medcom.id, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani yang sedang dalam kunjungan kerja di Washington DC, Amerika Serikat, menyampaikan optimismenya terkait telah disahkannya Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016. Bukan tidak mungkin aturan ini akan memberikan kepastian bagi investor.
 
Adapun peraturan itu tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan bidang usaha yang terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal atau biasa disebut dengan Daftar Negatif Investasi (DNI), pada akhir pekan lalu atau tepatnya pada 18 Mei 2016.
 
Menurut Franky pengesahan DNI yang telah ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha tersebut diyakini akan memberikan kepastian dalam melakukan investasi di Indonesia. Pihaknya menilai dengan dikeluarkannya Perpres tersebut, beberapa investor yang selama ini telah menyatakan rencananya untuk melakukan investasi di Indonesia akan segera merealisasikan minatnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investor-investor di bidang cold storage, sektor film, industri farmasi merupakan sektor-sektor utama yang selama ini investornya masih wait and see dan diharapkan dengan adanya DNI yang baru ini, mereka bisa segera merealisasikan minatnya," ujar Franky, dalam keterangan resminya, yang diterima di Jakarta, Selasa (24/5/2016).
 
Franky dalam kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat telah bertemu dengan pengusaha di sektor farmasi, dan juga akan dijadwalkan bertemu dengan Motion Pictures Association of America. Dalam kesempatan itu, Franky menilai bahwa pengesahan Perpres tersebut sangat tepat.
 
"Dengan disahkannya Perpres tersebut maka diharapkan mereka melanjutkan ke tahapan komitmen investasi dengan memperoleh izin prinsip, setelah itu merealisasikan investasi dengan mulai melakukan konstruksi," jelasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif