Pemerintah Serap Rp4,05 Triliun dari SBSN
Ilustrasi. (Foto: MI/Irfan).
Jakarta: Pemerintah menyerap dana Rp4,05 triliun dari pelaksanakan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) untuk seri SPNS03112018 (reopening), PBS016 (reopening), PBS002 (reopening), PBS017 (reopening), PBS012 (reopening), dan PBS004 (reopening).

Melalui keterangan resmi dalam laman www.djppr.kemenkeu.go.id, Selasa, 15 Mei 2018, disebutkan total penawaran yang masuk dari enam seri SBSN yang ditawarkan mencapai Rp9,10 triliun.

Adapun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp9,10 triliun terhadap enam seri SBSN yang ditawarkan, pemerintah memutuskan untuk menyerap sekitar Rp4,05 triliun.

Sementara itu tingkat imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan berkisar 4,62 persen hingga 7,98 persen. Dengan pelaksanaan lelang itu, realisasi penerbitan SBSN secara gross mencapai 46,34 persen.

Lelang dimulai dan ditutup pada hari yang sama, yakni Selasa, 15 Mei 2018. Tanggal penerbitan surat utang ditetapkan 17 Mei 2018.

Dengan pelaksanaan lelang ini, realisasi penerbitan SBSN secara gross mencapai 46,34 persen. Itu termasuk transaksi private placement SBSN sebesar Rp1 triliun yang proses penerbitannya dilaksanakan pada hari ini juga.

Tingkat yield SBSN dengan seri PBS-014 itu tercatat 6,90 persen per tahun dan statusnya dapat diperdagangkan. (Media Indonesia)



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id