Ekonom Indef Bhima Yudhistira (Foto: Metro TV)
Ekonom Indef Bhima Yudhistira (Foto: Metro TV)

Indef Perkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% di 2018

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 26 Desember 2018 12:39
Jakarta: Pertumbuhan ekonomi tahun ini ditaksir hanya akan mencapai 5,1 persen. Pencapaian ini berada di bawah target yang ditetapkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar 5,4 persen.
 
"Pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya 5,1 persen," kata Ekonom Institute for Development Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, kepada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.
 
Pertumbuhan ekonomi 2018 ini, lanjut dia, masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Pengeluaran rumah tangga tetap mengalami pertumbuhan di atas lima persen, atau mencapai 5,1 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belanja pemerintah turut menyumbang pertumbuhan dengan kenaikan belanja infrastruktur, dan bansos serta belanja untuk persiapan pemilu 2019," jelas dia.
 
Sementara itu, pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit Rumah Tangga (LNPRT) juga mengalami kenaikan tahun ini. Seiring dengan tahun politik, banyak organisasi non-pemerintah yang pengeluarannya besar, misalnya, untuk jasa konsultan politik, tim sukses, dan lain-lain.
 
Meski demikian, pertumbuhan ekspor dan investasi di Indonesia mengalami perlambatan. Kinerja ekspor nasional terhambat perang dagang hingga penurunan harga komoditas, khususnya perkebunan.
 
"Sementara investor asing cenderung wait and see masuk ke Indonesia karena pelemahan kurs rupiah dan ketidakpastian jelang Pemilihan Presiden (Pilpres)," pungkasnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif