Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)

Indonesia Negara Teroptimistis Keempat di Dunia

Ekonomi ekonomi indonesia
Annisa ayu artanti • 04 Juni 2019 12:20
Jakarta: Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada kuartal I-2019 relatif stabil di angka 125. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan keempat negara teroptimistis di dunia.
 
Hal tersebut dinyatkan oleh Nielsen berdasarkan surveinya bersama The Conference Board® GlobalConsumer Confidence™ Survey.
 
Dalam keterangan resmi Nielsen yang dikutip Medcom.id, Selasa, 4 Juni 2019, IKK dipengaruhi oleh tiga indikator, yaitu optimisme konsumen mengenai prospek lapangan kerja lokal, keadaan keuangan pribadi, dan keinginan untuk berbelanja selama 12 bulan ke depan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk Indonesia, terdapat dua indikator yang mengalami peningkatan. Optimisme akan prospek lapangan kerja lokal meningkat dari 68 persen di kuartal IV-2018 menjadi 72 persen di kuartal I-2019. Lalu, kondisi keuangan pribadi juga meningkat dari 79 persen menjadi 83 persen.
 
Hanya 56 persen konsumen yang menyatakan bahwa dalam waktu 12 bulan ke depan adalah waktu yang baik untuk berbelanja barang-barang yang mereka inginkan dan butuhkan. Padahal, pada kuartal IV-2018 indikator ini mencapai 63 persen.
 
Secara global, IKK Indonesia stabil dengan hanya mengalami satu poin penurunan dari 107 pada kuartal keempat 2018 menjadi 106 pada kuartal pertama 2019.
 
"Konsumen cenderung mempertahankan belanja, namun lebih hati-hati di tengah kondisi ekonomi global yang melambat," kata Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin.
 
Menurut survei sepuluh negara paling optimistis pada kuartal I-2019 adalah Filipina (133), India (132), Vietnam (129), Indonesia (125), Denmark (119), Malaysia (115), Tiongkok (115), Uni Emirat Arab (113), Arab Saudi (112), dan Thailand (111).
 
Menabung dan Investasi
 
Berdasarkan survei juga menyatakan, menabung dan berinvestasi masih menjadi pilihan utama konsumen dalam mengalokasikan sisa dana mereka setelah memenuhi kebutuhan hidup yang utama.
 
Di kuartal I-2019, sebanyak 66 persen konsumen memilih untuk mengalokasikan dana cadangan mereka untuk menabung, 47 persen memilih untuk menggunakannya untuk berlibur, dan 44 persen memilih untuk berinvestasi di saham atau reksa dana.
 
Terkait penghematan pengeluaran rumah tangga, sebanyak 43 persen konsumen memilih untuk mengurangi belanja baju baru serta menunda mengganti perangkat teknologi baru seperti PC, mobile,dan lainnya. Sementara itu, sebanyak 41 persen memilih mengurangi hiburan di luar rumah.
 
Di kuartal pertama tahun ini, sebanyak 34 persen konsumen menyatakan kekhawatiran mereka akan akan stabilitas politik, meningkat jauh dari 24 persen pada kuartal empat 2019. Kekhawatiran akan keadaan ekonomi menjadi kekhawatiran terbesar berikutnya bagi 31 persen konsumen Indonesia.
 
"Meningkatnya kekhawatiran konsumen akan stabilitas politik di kuartal pertama tahun ini sepertinya juga memengaruhi keinginan konsumen untuk berbelanja. Menjelang Pemilu, konsumen mengantisipasi situasi salah satunya dengan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang mereka," imbuh Agus.
 
The Conference Board® Global Consumer Confidence Survey adalah survei Keyakinan Konsumen Global yang dilakukan Conference Board® bekerja sama dengan Nielsen.
 
Survei ini dilaksanakan pada Januari 2019 dan mensurvei lebih dari 32 ribu konsumen online di 64 negara di seluruh Asia-Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Tengah Timur/Afrika, dan Amerika Utara.
 
Sampel termasuk pengguna internet yang setuju untuk berpartisipasi dalam survei ini dan memiliki kuota berdasarkan usia dan jenis kelamin untuk setiap negara. Ini menjadi pertimbangan untuk menjadi perwakilan konsumen internet berdasarkan masing-masing negara.
 
Karena sampel didasarkan pada mereka yang setuju untuk berpartisipasi, tidak menutup kemungkinan akan ada perkiraan kesalahan pada sampling teoritis yang dapat dihitung. Namun, sampel probabilitas ukuran setara memiliki margin kesalahan ± 0,6 persen di tingkat global.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif