Ilustrasi KPK. Media Indonesia.
Ilustrasi KPK. Media Indonesia.

Gandeng KPK, Luhut Pantau 10 Investor Besar Bermasalah

Ekonomi kpk
Desi Angriani • 24 Oktober 2019 18:39
Jakarta: Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memantau 10 perusahaan dengan investasi paling besar di Indonesia. Perusahaan-perusahaan milik asing tersebut diduga bermasalah.
 
"Ada 10 perusahaan investasi besar yang harus kita pantau terus," kata Luhut di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Luhut menjelaskan mayoritas investor besar tidak mengikuti kebijakan pemerintah terkait larangan ekspor row material maupun pembatasan ekspor bijih (ore) nikel. Karena itu, lembaga antikorupsi diperlukan untuk melakukan tindakan pencegahan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk itu saya akan gandeng KPK. Kita ingin meluruskan policy kita kalau tidak boleh ekspor raw material kita harus konsekuen dengan itu," ungkap dia.
 
Menurut mantan Menkopolhukam ini, pelibatan KPK sangat diperlukan lantaran lembaga tersebut dibentuk tidak hanya menangani penindakan tapi juga melakukan pencegahan.
 
Selain KPK, Kementerian Kemaritiman dan Investasi juga berencana mengajak kejaksaan dalam melakukan upaya pencegahan terhadap perusahaan besar bermasalah.
 
"Fungsi KPK engga hanya penindakan tapi juga pencegahan. Kita ajak saja semua dari pada rebutan," tuturnya.
 
Lebih lanjut, salah satu perusahaan asal Korea, Lotte, juga bermasalah dalam pembangunan proyek di Banten, Jawa Barat. Luhut mengaku akan terus memantau seluruh perusahaan asing yang mengalami masalah atau kendala.
 
"Ada seperti Lotte di Banten juga masalah tanah akan kita pantau, sudah groundbreaking tau-tau masalah. Setiap bulan kita pantau perusahaan bermasalah yang investasinya besar," pungkas dia.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif