Ilustrasi pegawai negeri sipil - - Foto: Antara/ Syaiful Arief
Ilustrasi pegawai negeri sipil - - Foto: Antara/ Syaiful Arief

Tunjangan Pulsa PNS Tunggu Aturan dari Sri Mulyani

Ekonomi Sri Mulyani insentif fiskal Kementerian Keuangan PNS Kerja di Rumah
Eko Nordiansyah • 26 Agustus 2020 16:22
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut ketentuan tunjangan pulsa bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Aturan tersebut dibutuhkan sebagai landasan kebijakan yang akan dijalankan oleh kementerian/lembaga (K/L).
 
"Nanti lihat peraturannya, digunakan untuk melakukan pelaksanaan policy atau bentuk PMK yang dibutuhkan sesuai kementerian dan lembaga," katanya ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2020.
 
Lebih lanjut, PMK tersebut direncanakan terbit pada akhir Agustus 2020 agar kebijakan ini bisa segera diimplementasikan oleh masing-masing K/L. Namun, Sri Mulyani enggan merinci lebih jauh mengenai kebijakan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menambahkan tunjangan pulsa bagi PNS sudah mendapatkan lampu hijau sehingga tinggal menunggu penetapan PMK. Ketentuan itu akan mengatur soal standar biaya yang dibolehkan bagi masing-masing K/L.
 
"Kan K/L punya standar pedoman supaya nanti diaudit dia punya landasan. Bu Menkeu menetapkan sekarang mau direvisi ke Rp200 ribu, sebab infonya masih dibutuhkan lebih dari Rp150 ribu. Sekarang mereka sudah jalan nih Rp150 ribu," jelas dia.
 
Askolani menjelaskan kebijakan ini tergantung pada masing-masing K/L sehingga tidak ada kewajiban yang mengikat. Hanya saja PMK yang dikeluarkan itu mengatur soal standar biaya yang bisa diberikan oleh K/L sebagai tunjangan pulsa bagi PNS-nya.

 
"Nggak (diwajibkan). Tergantung dari K/L-nya, kan sekarang belanja banyak dihemat. Jadi itu supaya kinerja dia tetap optimal, enggak ada alasan enggak bisa rapat sama K/L lain. (Transfer dalam bentuk pulsa) tergantung K/L-nya, silahkan masing-masing K/L," pungkas dia.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif