Menkeu Sri Mulyani. Foto : Medcom Eko.
Menkeu Sri Mulyani. Foto : Medcom Eko.

Utang RI Naik Selama Pandemi, Menkeu: Masih Lebih Baik Dibandingkan Negara Lain

Ekonomi Media Group Konvergensi MGN Media Group News Summit Indonesia 2021
Eko Nordiansyah • 27 Januari 2021 13:45
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut rasio utang Indonesia memang mengalami kenaikan selama pandemi covid-19. Hal yang sama juga dirasakan oleh negara lain. Namun posisi utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain.
 
Sri Mulyani menyebut utang Indonesia meningkat jadi 38,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun lalu. Utang pemerintah tercatat sebesar Rp6.074,56 triliun atau naik Rp163,92 triliun dibandingkan dengan akhir November 2020 sebesar Rp5.910,64 triliun.
 
"Indonesia mengalami kenaikan utang negara pada 38,6 persen. Angka ini bila dilihat dengan negara-negara G20 atau ASEAN jauh lebih baik," kata dia dalam Media Group News (MGN) Summit: Indonesia 2021 secara virtual di Jakarta, Rabu, 27 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mencontohkan negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Jepang mengalami kenaikan utang diatas 100 persen dari PDB. Di AS utang pemerintahnya tercatat sebesar 131,2 persen dari PDB, sementara di Jepang utang pemerintah 118,7 persen dari PDB.
 
"Negara-negara tetangga kita mengalami hal yang sama, Malaysia utangnya mengalami kenaikan mencapai 67 persen dari PDB, Filipina 48 persen dari PDB. Bahkan Singapura lebih dari 130 persen PDB," jelas dia.
 
Menurut Sri Mulyani, kenaikan utang ini sebagai akibat dari defisit anggaran yang dialami oleh seluruh negara di dunia. Indonesia dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 6,1 persen dari PDB lebih rendah dibandingkan negara lain.
 
"Defisit 6,1 persen lebih modest (rendah) dibanding negara lain yang punya tekanan lebih berat. Dengan naiknya defisit APBN, dalam mengelola defisit semua negara dunia mengalami kenaikan utang," pungkasnya.  
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif