Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto

Sri Mulyani Minta Anggaran Rp1.068 Triliun Bisa Dieksekusi untuk Jaga Pemulihan Ekonomi

Ekonomi Sri Mulyani belanja negara APBN 2020 Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 01 Desember 2020 19:07
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta anggaran sebesar Rp1.068 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat dieksekusi secara optimal untuk menjaga pemulihan ekonomi di kuartal IV.
 
Pasalnya, masih ada sisa belanja negara yang bisa digunakan sebesar Rp798,7 triliun hingga akhir tahun. Sementara dari belanja daerah masih tersisa Rp402,3 triliun.
 
"Kita berharap bahwa angka tersebut yakni lebih dari Rp1.000 triliun untuk kuartal IV tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi yang tadi sudah mulai tampak di kuartal III," katanya dalam video conference di Jakarta, Selasa, 1 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri Mulyani merinci belanja APBN yang masih bisa dieksekusi terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp421,2 triliun. Karena itu, ia berharap belanja K/L bisa terealisasi Rp1.053,4 triliun secara keseluruhan.
 
"Untuk belanja non K/L masih ada Rp243,7 triliun dengan total keseluruhan tahun Rp823 triliun. Dua-duanya ini belanja K/L dan non K/L lebih besar dibandingkan 2019, yang menggambarkan tahun ini kita melakukan APBN countercyclical ekspansi yang sangat besar dari belanja," jelas dia.
 
Lebih lanjut, ia menginginkan realisasi transfer ke daerah dan dana desa di kuartal IV sebesar Rp133,8 triliun. Artinya untuk transfer ke daerah dan dana desa tahun ini bisa terealisasi Rp763,5 triliun, meski lebih rendah dari realisasi Rp813 triliun di tahun lalu.
 
"Tentu dengan penyerapan asumsinya belanja negara mencapai 96,4 persen dan kita lihat realisasi sampai November-Desember adalah Rp596 triliun sendiri yang akan tereksekusi pada dua bulan yakni Desember dan November," pungkasnya.  
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif