Ilustrasi. Foto : MI/ARYA MANGGALA.
Ilustrasi. Foto : MI/ARYA MANGGALA.

Penerimaan Pajak 2019 Rendah, Defisit APBN Bergeser

Ekonomi apbn
Desi Angriani • 26 September 2019 21:26
Jakarta: Penerimaan pajak semester I-2019 diramal berkurang atau shortfall hingga Rp146 triliun. Rendahnya penerimaan pajak tersebut dapat menggeser target defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar 1,93 persen.
 
"Jika lebih dari itu dimungkinkan defisit APBN bisa bergeser sedikit dari 1,93 persen," kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolasi di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 26 September 2019.
 
Askolani menjelaskan potensi pencapaian pajak sudah diperhitungkan. Dalam laporan semester I, penerimaan pajak diperkirakan berkurang atau tidak mencapai target. Realisasi pendapatan pajak (tidak termasuk pendapatan bea dan cukai) hingga akhir bulan Juni 2019 baru sebesar Rp603,3 triliun atau 38,2 persen dari target APBN.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Potensi pencapaian pajak sudah diperhitungkan dalam laporan semester I dan diperkirakan shortfall," ungkapnya.
 
Namun, ia enggan memperkirakan pergeseran angka defisit APBN 2019 tersebut. Penerimaan pajak hingga akhir tahun pun diperkirakan hanya mencapai 91,1 persen.
 
"Pokoknya ada pergeseran sedikit," imbuh dia.
 
Penerimaan pajak semester I-2019 sebesar Rp1.577,56 triliun. Penerimaan pajak ini tumbuh terbatas dibandingkan realisasi tengah tahun pertama 2018 yang mampu tumbuh 13,99 persen. Berbagai tantangan utama penerimaan pajak dalam semester I-2019 adalah tingginya restitusi hingga tumbuh 28,73 persen dan moderasi harga komoditas di pasar global.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif