Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Menkeu: Pelemahan Yuan Berdampak ke Rupiah hingga Surat Utang

Ekonomi rupiah ekonomi china dolar as
Desi Angriani • 13 Agustus 2019 18:17
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai pelemahan nilai tukar mata uang Tiongkok, yuan, terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan berdampak pada kurs rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga surat utang Indonesia.
 
"Nilai tukar rupiah kita akan terpengaruh, indeks harga saham kita, bonds yield kita, SBSN kita, itu semuanya akan terpengaruhi," ujar Ani sapaannya ditemui di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Ani menuturkan yuan terperosok begitu dalam ke level 7 yuan per USD setelah 2008 silam. Hal tersebut perlu dicermati dengan berbagai risiko lain berupa dinamika kebijakan The Fed, dan perang dagang antara AS-Tiongkok.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apakah itu dianggap sebagai suatu awal dari terjadinya persaingan dari sisi mata uang. Kita menyampaikan keseluruhan, dan juga risiko yang lain," ungkapnya.
 
Meski stabilitas nilai tukar dan pasar modal akan terdampak, pemerintah berupaya menjaga faktor fundamental ekonomi agar tetap kuat. Melalui arus investasi, Ani yakin target pertumbuhan di atas lima persen tahun ini dapat tercapai.
 
"Dengan melihat itu semua, kita membahas bagaimana respons yang terbaik bagi Indonesia. Investasi yang terutama berasal dan bisa timbulkan capital inflow harus jadi salah satu tugas yang paling penting," pungkasnya.
 
Pergerakan kurs yuan diawasi secara ketat karena mata uang itu merupakan titik krusial dalam perang dagang AS dan Tiongkok. Namun, menurut pemerintahan rezim Presiden AS Donald Trump, Tiongkok sengaja berulah dengan cara tidak adil mempertahankan nilai tukar mata uang mereka di level rendah untuk membantu meningkatkan nilai ekspor negara itu.
 
Sebaliknya, Beijing menepis anggapan itu dan berkilah mereka justru ingin menjaga agar nilai tukar yuan tetap stabil.
 
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah semakin dalam pada pagi ini. Rupiah dibuka mendekati Rp14.300 per USD. Serupa, IHSG melanjutkan pelemahan di sesi I perdagangan. IHSG siang ini ditutup melemah 3,15 poin atau 0,8 persen ke 6.221,20.

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif