Wapres Jusuf Kalla khawatir ekonomi RI tumbuh di bawah 5%. Foto: Biro Setwapres.
Wapres Jusuf Kalla khawatir ekonomi RI tumbuh di bawah 5%. Foto: Biro Setwapres.

JK Khawatir Ekonomi RI Tumbuh di Bawah 5%

Ekonomi jusuf kalla ekonomi indonesia
Desi Angriani • 17 Oktober 2019 19:01
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla khawatir perlambatan ekonomi dunia akan berdampak pada ekonomi Indonesia. Pasalnya, Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memangkas pertumbuhan ekonomi global menjadi tiga persen.
 
"Perekonomian kita bisa tumbuh di bawah lima persen kalau enggak ada tindakan tegas," kata JK dalam dialog 100 ekonom di Hotel Westin, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019.
 
JK mengungkapkan pemerintah tetap harus mewaspadai kemungkinan berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Selama Donald Trump masih menjadi Presiden, ekonomi global akan sulit merekah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selama Trump masih menjadi Presiden, rasa-rasanya masih sulit buat ditingkatkan," ungkap dia.
 
Menurutnya, ekspor dan investasi menjadi kunci untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global tersebut. Dua indikator ini sedang digenjot pemerintah, baik dari sisi perbaikan regulasi maupun pemberian insentif fiskal.
 
"Kita harus pehatikan. Ke depan bagaimana meningkatkan investasi. Ada tax holiday, tax allowance," tegas dia.
 
IMF sebelumnya kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global akibat perang dagang AS dan Tiongkok. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya sebesar tiga persen. Proyeksi itu lebih rendah dibandingkan proyeksi Juli lalu yang sebesar 3,2 persen.
 
IMF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tahun depan menjadi 3,4 persen, atau turun 0,2 persen dari proyeksi pada April lalu.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif