Ilustrasi utang pemerintah - - Foto: dok AFP
Ilustrasi utang pemerintah - - Foto: dok AFP

Masih Aman, Utang Pemerintah Capai Rp5.756,87 Triliun hingga September

Ekonomi utang luar negeri surat utang Kementerian Keuangan
Eko Nordiansyah • 22 Oktober 2020 10:05
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah hingga akhir September mencapai Rp5.756,87 triliun. Utang itu mengalami kenaikan Rp161,94 triliun dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp5.594,93 triliun.
 
DilansirMedcom.iddari data APBN KiTa, Kamis, 22 Oktober 2020, rasio utang pemerintah mengalami peningkatan menjadi 36,41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
 
Meski demikian, rasio utang pemerintah masih terbilang masih aman. Sebab, utang masih jauh dari batas yang diperbolehkan dalam Undang-Undang (UU) Keuangan Negara, yaitu maksimal 60 persen dari PDB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengelolaan utang pemerintah dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan berdasarkan pada kebijakan umum pembiayaan utang, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi pendanaan utang dari sumber dalam negeri dan sumber luar negeri sebagai pelengkap," tulis keterangan tersebut.
 
Jika dirinci, utang pemerintah terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp4.892,57 triliun atau 85 persen dari total utang. Selain itu, ada pinjaman sebesar Rp864,29 triliun atau 15 persen dari keseluruhan utang pemerintah sampai dengan akhir September 2020.
 
Adapun pinjaman pemerintah terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp11,32 triliun. Sementara itu pinjaman luar negeri tercatat sebesar Rp852,97 triliun yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar Rp318,18 triliun, multilateral Rp489,97 triliun, serta commercial bank Rp44,82 triliun.
 
Untuk SBN terdiri dari valuta asing Rp1.263,54 triliun yang terdiri Surat Utang Negara (SUN) Rp999,49 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp264,05 triliun. Untuk SBN rupiah sebesar Rp3.629,04 triliun terdiri SUN Rp2.973,01 triliun dan SBSN Rp656,03 triliun.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif