Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko.

Sri Mulyani Dukung Kolaborasi ASEAN+3 untuk Dorong Ekonomi Kawasan

Eko Nordiansyah • 17 Mei 2022 18:52
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendukung kolaborasi yang dilakukan oleh negara di kawasan Asia Tenggara dengan tiga negara lainnya yaitu Tiongkok, Korea, dan Jepang dalam forum ASEAN+3. Kerja sama keuangan ASEAN+3 dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi di kawasan tersebut.
 
Dukungan ini disampaikan saat menghadiri Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN+3 (AFMGM+3) di bawah kepemimpinan Kamboja dan Tiongkok. Pertemuan ini membahas strategi dan respons kebijakan regional dalam menghadapi risiko dan tantangan global saat ini.
 
Dalam pernyataan bersama, AFMGM+3 sepakat untuk lebih memperdalam kolaborasi melalui Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM), ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO), Asian Bond Markets Initiative (ABMI), dan ASEAN+3 Future Initiatives.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri Mulyani mendorong penguatan AMRO sebagai lembaga yang berperan dalam memantau dan mengevaluasi stabilitas ekonomi makro di kawasan, serta memberikan rekomendasi dalam proses pengambilan keputusan terkait CMIM yang merupakan fasilitas jaring pengaman stabilitas keuangan di kawasan.
 
"Oleh karena itu, peningkatan dari sisi sumber daya manusia yang inklusif dengan dukungan dari seluruh negara anggota menjadi penting untuk dilakukan. Harapannya, AMRO dapat memberikan masukan dan rekomendasi kebijakan yang lebih kredibel kepada negara di Kawasan," kata dia dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Selasa, 17 Mei 2022.
 
Sri Mulyani mengapresiasi upaya ASEAN+3 dalam mengembangkan Future Initiatives untuk menangani isu terkait pembiayaan infrastruktur, instrumen makro, asuransi bencana, fintech, keuangan digital, dan perubahan iklim. Terkait dengan isu iklim, ia juga menyambut baik inisiatif keuangan transisi.
 
"Upaya ini tidak akan mudah dan murah. Oleh karena itu, kerjasama dalam mendesain mekanisme yang efektif dan kredibel, terutama untuk keuangan transisi, menjadi kritikal. Kami menyambut baik inisiatif dari ASEAN+3 ini, dan kami juga akan berpartisipasi bersama organisasi internasional lainnya, seperti ADB, dan melalui kerja sama bilateral," pungkas dia.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif