Pembatasan Impor Belum Dongkrak Defisit Transaksi Berjalan

Suci Sedya Utami 09 Oktober 2018 20:19 WIB
IMF-World Bank
Pembatasan Impor Belum Dongkrak Defisit Transaksi Berjalan
Illustrasi. MI/Usman Iskandar.
Nusa Dua: Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) masih belum membaik di kuartal III-2018. Namun demikian masih terjaga di bawah tiga persen.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengingatkan agar tidak usah kaget dengan kondisi tersebut. Dody menjelaskan hal ini masih dipengaruhi oleh defisit pada neraca perdagangan.

Dody bilang akumulasi selama kuartal III neraca perdagangan diperkirakan masih akan mencatat defiit yang lumayan besar. Menurut dirinya tidak lain karena masih tingginya impor.

"Di triwulan ketiga trade account kita masih defisit besar. Di Juli dan Agustus cukup tinggi sebesar USD2 miliar dan USD3 miliar," kata Dody di Bali, Selasa, 9 Oktober 2018.

Ia mengatakan kebijakan pembatasan impor yang dilakukan sejak September lalu tidak akan langsung dirasakan dampaknya. Namun paling cepat bisa dilihat di kuartal selanjutnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan akan tetap menjaga agar defisit neraca transaksi berjalan sesuai target agar tidak berdampak pada pertumbuhan. Dengan memastikan perbaikan neraca pembayaran sehingga bisa menutup defisit transaksi berjalan.

"Memang sekarang yang penting menjaga financial account kita terus masuk," jelas dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id