Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta. MI/M Irfan.
Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta. MI/M Irfan.

Inflasi Bahan Makanan Jadi yang Terendah Sejak 2014

Ekonomi inflasi
Ilham wibowo • 02 Februari 2019 00:28
Jakarta: Komite Ekonomi dan Industri Nasional mengapresiasi capaian tingkat inflasi tahun ke tahun pada Januari 2019 sebesar 1,98 persen. Artinya, pemerintah berhasil menjaga stabilitas harga bahan makanan guna menjaga daya beli masyarakat.
 
Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengatakan tingkat inflasi bahan makanan terus membaik. Hal itu tercermin dari tingkat inflasi tahun ke tahun per Januari sejak 2014 hingga 2019 yang terus menurun.
 
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Pada 2014 tingkat inflasi tahun ke tahun per Januari tercatat 11,43 persen. Selanjutnya, pada 2015 sebesar 8,24 persen dan 2016 sebesar 6,60 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Data kemudian menunjukan pada 2017 nilai inflasi bahan makanan turun menjadi 4,11 persen. Pada 2018 tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 2,95 persen. Sedangkan pada 2019 menurun menjadi sebesar 1,98 persen.
.
“Jadi bisa dilihat betapa besarnya penurunan yang terjadi di tiap tahunnya dan secara year on year Januari 2019 merupakan yang terendah sejak 2014. Hal ini patut untuk diapresiasi,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 1 Februari 2019.
 
Lebih lanjut, Arif menjelaskan tingkat inflasi tahun ke tahun yang terus menurun didorong oleh berbagai kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah. Produksi pangan terjaga baik dari hulu hingga hilir diimbangi pembangunan infrastruktur yang masif sehingga membuat cost of logistic lebih murah.
 
Infrastruktur juga tidak hanya terbatas pada infrastruktur sipil, tapi juga pada infrastruktur pertanian untuk mendukung proses produksi. Tak ketinggalan tata niaga yang lebih wajar dan sehat juga telah diaplikasikan.
 
“Kombinasi kebijakan tersebut membuahkan hasil dengan terkendalinya harga bahan pangan dan ini sangat patut untuk diapresiasi,” ucapnya.
 
Strategi kebijakan di bidang ekonomi ini perlu terus digulirkan dan konsisten pada komitmennya untuk menjaga laju inflasi. Tingkat inflasi bahan makanan diharapkan akan semakin baik ke depannya. Terlebih, harga pangan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemiskinan.
 
“Kita semua tahu bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok utama semua masyarakat sehingga apabila harga bisa terkendali tentunya akan berpengaruh pada kehidupan rakyat secara luas dan tetntunya daya beli masyarakat terjaga," pungkasnya.
 


 

(BOW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif