Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia (BI). Foto : MI/Usman Iskandar.

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan

Ekonomi suku bunga
Annisa ayu artanti • 21 November 2019 15:45
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI 7-Days Repo Rate) pada posisi lima persen.
 
"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 20-21 November 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar lima persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di kantor pusat Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 21 November 2019.
 
Selain itu, otoritas juga mempertahankan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing sebesar 4,25 persen dan 5,75 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Perry, kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali. Selain itu, stabilitas eksternal yang terjaga dan upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik juga terus dilakukan di tengah menurunnya ekonomi global.
 
Perry menuturkan BI juga memutuskan untuk menurunkan giro wajib minum rupiah untuk bank umum konvensional dan bank umum syariah maupun unit usaha syariah sebesar 50 bps, sehingga masing-masing menjadi 5,5 persen dan empat persen dengan giro wajib minimum rerata masing-masing tetap sebesar tiga persen.
 
"Ketentuan giro wajib ini berlaku efektif pada 2 Januari 2020. Kebijakan ini ditempuh untuk menambah ketersediaan likuiditas perbankan dalam meningkatkan pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi," jelas dia.
 
Perry menambahkan bahwa strategi operasi moneter juga terus diperkuat untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif.
 
"Instrumen bauran kebijakan Bank Indonesia lainnya juga terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," tukas dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif