Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Medcom.id/Margaret Puspitarini
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Medcom.id/Margaret Puspitarini

Anggaran Kesehatan Penanganan Covid-19 Sudah Capai Rp40,32 Triliun

Ekonomi Sri Mulyani anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 30 November 2020 17:53
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19 telah mencapai Rp40,32 triliun. Realisasi hingga 25 November ini setara 41,2 persen dari pagu yang disiapkan sebesar Rp97,9 triliun.
 
Realisasi anggaran kesehatan ini tercatat mengalami kenaikan mencapai 53,7 persen dibandingkan pada semester I-2020 yang hanya Rp4,96 triliun. Sementara realisasinya dibandingkan bulan lalu mengalami kenaikan sebesar Rp8,9 triliun.
 
"Jumlah yang sudah digunakan meningkat, berarti menggambarkan kesiapan pemerintah mulai dari pengobatan, pencegahan, dan pengadaan vaksin," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 30 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bila dirinci, realisasi sektor kesehatan terdiri dari insentif tenaga kesehatan sebesar Rp5,55 triliun untuk 681,35 ribu tenaga kesehatan pusat dan daerah, santunan kematian kepada 125 tenaga kesehatan sebesar Rp40 miliar, dan gugus tugas covid-19 sebesar Rp3,22 triliun.
 
Selain itu, ada belanja penanganan covid-19 yang merupakan realisasi paling besar mencapai Rp25,03 triliun, bantuan iuran JKN Rp2,7 triliun untuk 47,2 juta orang, serta insentif perpajakan di bidang kesehatan sebesar Rp3,78 triliun.
 
Ia menambahkan saat ini pemerintah juga tengah menghitung kebutuhan pengadaan vaksin baik untuk akhir tahun ini maupun awal tahun depan. Keberadaan vaksin diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat, meski tetap harus waspada.
 
"Kita melakukan tadi menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Itu harus tetap kita lakukan meskipun nanti ada vaksin. Jadi, masyarakat apalagi ini menjelang akhir tahun harus tetap menjalankan protokol kesehatan dan disiplin," pungkasnya.
 
 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif