Posisi Utang Pemerintah Menyusut jadi Rp4.169 Triliun
Gedung Kementerian Keuangan (Foto: dokumentasi Setkab)
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total utang pemerintah hingga akhir Mei 2018 mencapai Rp4.169,09 triliun. Posisi ini menyusut dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai sebesar Rp4.180,61 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PBD) masih tetap terjaga di bawah 30 persen atau sesuai dengan undang-undang yang mengatur besaran utang pemerintah terhadap PDB.

"Kalau kita lihat rasionya terhadap PDB itu 29,58 persen," kata Ani, sapaan akrabnya, di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin, 25 Juni 2018.



Jika dijabarkan utang tersebut terdiri dari pinjaman luar negeri dan dalam negeri serta penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Untuk pinjaman luar negeri Rp762,41 triliun yang berasal dari pinjaman bilateral Rp322,01 triliun, pinjaman multilateral Rp397,8 triliun, pinjaman komersial Rp41,38 triliun, dan supplier Rp1,22 triliun.

Sementara pinjaman dalam negeri Rp5,4 triliun. Sedangkan penerbitan SBN sebesar Rp3.401,77 triliun yang terdiri dari denominasi rupiah yang berasal dari Surat Utang Negara (SUN) Rp2.028,92 triliun, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp379,48 triliun, denominasi valas SUN Rp766,63 triliun, dan SBSN Rp216,24 triliun.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id