2019, Kemenperin Targetkan Investasi Industri Capai Rp387,57 Triliun

Kautsar Widya Prabowo 14 Maret 2018 08:32 WIB
investasiekonomi indonesia
2019, Kemenperin Targetkan Investasi Industri Capai Rp387,57 Triliun
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: MTVN/Desi Angriani)
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengaku terus membangun iklim usaha yang kondusif guna mendukung minat para investor menanamkan investasinya di Indonesia. Langkah itu diambil seiring dengan investasi yang ditargetkan Kemenperin di sektor industri yakni di 2018 mencapai Rp352,16 triliun dan Rp387,57 triliun di 2019.

Kemenperin mencatat di sepanjang 2017, total Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp274,06 triliun atau berkontribusi sebanyak 39,6 persen terhadap total investasi di Indonesia yang mencapai sebesar Rp692,8 triliun.

"Pemerintah terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para investor, sehingga kinerja investasi di Indonesia yang sudah baik akan semakin meningkat, dan tentunya investasi existing dapat lebih berdaya saing," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Ia mengaku terdapat beberapa strategi yang siap dilakukan dalam rangka mencapai target investasi di sektor industri. Beberapa strategi itu seperti optimalisasi pemanfaatan fasilitas fiskal tax holiday, tax allowance, dan pembebasan bea masuk impor barang modal atau bahan baku.

Bahkan, terobosan fasilitas untuk meningkatkan kegiatan investasi coba diusulkan Kemenperin melalui pengurangan PPh bagi industri padat karya yang mampu menyerap lebih dari 1.000 orang. Sejumlah terobosan itu diharapkan bisa berjalan sesuai harapan dan mendukung pencapaian investasi.

Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara mengatakan, untuk lebih menggeliatkan kegiatan berusaha dan berinvestasi di Indonesia, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

Salah satu upayanya adalah dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Nasional dalam rangka pengawalan dan percepatan kegiatan berusaha secara nasional. "Satuan tugas ini akan melakukan pengawalan dan percepatan penyelesaian perizinan usaha industri dalam rangka kemudahan melakukan investasi di sektor industri," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id