ilustrasi ibu kota baru - - Foto: Antara/ Akbar Nugroho
ilustrasi ibu kota baru - - Foto: Antara/ Akbar Nugroho

Anggaran Bangun Bendungan Ibu Kota Baru Capai Rp1,4 Triliun

Ekonomi bendungan Ibu Kota Baru Kementerian PUPR
Antara • 26 Juni 2020 15:45
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,4 triliun untuk pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan bendungan tersebut guna memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota baru kelak.
 
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang mengatakan, pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
 
"Anggaran pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi untuk memenuhi kebutuhan air bersih di ibu kota negara baru itu dari APBN mencapai sekitar Rp1,4 triliun," ungkapnya dikutip dariAntara, Jumat, 26 Juni 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggaran tersebut terbagi untuk pembebasan lahan sekitar Rp800 miliar dan pembangunan fisik bendungan sekitar Rp676 miliar. Proses pembangunan Bendung Sepaku-Semoi ini memasuki tahapan pembebasan lahan. Dimulai dengan pendataan peta bidang sebelum dilakukan penilaian harga lahan warga yang akan dibebaskan.
 
Surat penetapan lokasi pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, telah ditandatangani Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor pada 20 Desember 2019.
 
Sedikitnya sejumlah wilayah di Kecamatan Sepaku yakni Desa Sukomulyao, Argomulyo dan Tengin Baru, masuk dalam proyek pembangunan bendungan yang memiliki daya tampung 11,6 juta meter kubik dengan debit 2.400 liter per detik tersebut.
 
Luasan pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi mencapai sekitar 378 hektare terdiri dari 36 hektare untuk tubuh bendungan dan luas genangan sekitar 342 hektare.
 
Pelaksanaan lelang fisik pembangunan bendungan di wilayah Kecamatan Sepaku tersebut, lanjut Nicko Herlambang, telah masuk tahapan penetapan pemenang, tinggal proses penandatanganan kontrak kerja.
 
"Penandatanganan kontrak kerja pembangunan fisik bendungan dengan pihak ketiga akan dilakukan setelah 640 bidang tanah lokasi pembangunan sudah dibebaskan," tambahnya.
 
Bendungan Sepaku-Semoi juga untuk pengendalian banjir serta dijadikan daerah pariwisata waduk dan konversi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tengin Baru.

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif