Pemerintah Beri PLN Rp10 Triliun untuk Bangun Infrastruktur
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/ARYA MANGGALA)
Jakarta: Pemerintah berencana memberi dana segar berbentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) sebesar Rp10 triliun. Anggaran PMN tersebut sudah masuk dalam rincian anggaran pembiayaan yang tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019.

"Untuk BUMN tahun depan kita pembiayaan investasi PMN kepada BUMN yakni PLN Rp10 triliun," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam sebuah konferensi pers, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, 16 Agustus 2018.

Ani, sapaan akrabnya menjelaskan, pemberian PMN kepada perusahaan pelat merah itu bukan tanpa alasan melainkan untuk mendorong pembangunan infrastuktur, khususnya infrastruktur yang ditugaskan kepada BUMN.

Selain PLN, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, pemerintah juga berencana memberikan PMN kepada PT Hutama Karya (Persero) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang masing-masing sebesar Rp7 triliun dan Rp800 miliar.

"Hutama Karya Rp7 triliun dan SMF Rp800 miliar," sebut dia.

Di sisi lain, lanjut Ani, pemerintah menganggarkan pendanaan untuk Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebesar Rp22 triliun untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan sebesar Rp20 triliun, BLU kelapa sawit sebesar Rp3 triliun, dan organisasi internasional sebesar Rp2 triliun.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id