Ilustrasi Bank Dunia. FOTO: dok Cairopost
Ilustrasi Bank Dunia. FOTO: dok Cairopost

Bank Dunia: Indonesia Belum Butuh Pinjaman Besar

Ekonomi bank dunia utang luar negeri
Desi Angriani • 02 September 2019 17:53
Jakarta: Bank Dunia memandang Indonesia belum membutuhkan pinjaman utang dalam jumlah besar. Hal ini mengingat program prioritas pemerintah 2020 berfokus pada pengembangan sumber daya manusia atau human capital.
 
"Kami tidak melihat bahwa (Indonesia) membutuhkan pendanaan yang sangat besar," ujar perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A. Chaves di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 2 September 2019.
 
Program pengembangan SDM ini sudah ditawarkan pemerintah Indonesia ke Bank Dunia. Namun detail program itu masih menunggu pengumuman kabinet periode kedua Oktober nanti.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi kami berkomitmen untuk tetap mendukung pengembangan SDM di Indonesia. Angka stunting sudah turun, begitu juga program-program pendidikan," ungkap dia.
 
Meski Indonesia belum butuh dana besar, Bank Dunia tetap memberikan alokasi pinjaman dalam batas normal yakni USD2 miliar per tahun. Jumlah itu tidak terlalu besar untuk negara berkembang seperti Indonesia.
 
"Masih dalam batas normal. Sekitar USD2 miliar per tahun," tegas Rodrigo.
 
Adapun pemerintah menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai tema utama dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.
 
Fokus RAPBN itu diarahkan pada lima hal utama, yakni pertama, penguatan kualitas SDM untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, terampil, dan sejahtera. Kedua, akselerasi pembangunan infrastruktur pendukung transformasi ekonomi.
 
Ketiga, penguatan program perlindungan sosial untuk menjawab tantangan demografi dan antisipasi aging population. Keempat, penguatan kualitas desentralisasi fiskal untuk mendorong kemandirian daerah. Kelima, antisipasi ketidakpastian global.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif