Freeport Indonesia. Dok: AFP.
Freeport Indonesia. Dok: AFP.

BPK Beberkan 5 Temuan Signifikan PT Freeport

Ekonomi bpk
Theofilus Ifan Sucipto • 19 Desember 2018 16:55
Jakarta: Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) mengumumkan temuan signifikan tentang tindak lanjut pemeriksaan penerapan kontrak karya PT Freeport Indonesia.
 
Anggota BPK IV Rizal Djalil menyampaikan lima temuan yang dilakukan oleh BPK di Media Center Badan Pengawas Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu 19 Desember 2018.
 
Adapun kelima temuan itu pertama, izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 4.535 Ha sudah masuk tahap finalisasi. Selanjutnya akan ditagihkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) IPPKH beserta kewajiban sebesar Rp460 miliar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, untuk masalah pembuangan limbah tailing, PT Freeport Indonesia sudah membuat peta arah (roadmap) sebagai rencana penyelesaian hal tersebut.
 
Ketiga, mengenai kekurangan penerimaan negara dalam bentuk PNBP dan kelebihan pencairan jaminan reklamasi total sebesar USD1.616.454 sudah diselesaikan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Keempat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sudah membuat pembaruan regulasi terkait pengelolaan usaha jasa pertambangan sesuai rekomendasi BPK. Tujuannya potensi penyimpangan pada masa mendatang dapat dicegah dan tidak terjadi lagi.
 
"Kelima, BPK menyerahkan sepenuhnya pada Pemerintah mengenai mekanisme penyerahan saham sebesar 10 persen pada masyarakat Papua," tegas dia.
 
Untuk menghindari masalah penyimpangan dana, BPK menyarankan supaya kepemilikan saham 10 persen untuk masyarakat Papua tidak dilakukan melalui setoran penyertaan modal, tapi melalui pola perhitungan deviden.
 
"BPK sangat menghormati dan mengapresiasi kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia sesuai hasil rapat terbatas tentang percepatan divestasi saham PT Freeport Indonesia tanggal 29 November 2018," pungkas dia.
 

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif