Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Cadangan Devisa Diproyeksi Capai USD128 Miliar Akhir 2019

Ekonomi cadangan devisa bank indonesia
Desi Angriani • 08 November 2019 18:57
Jakarta: Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah memperkirakan cadangan devisa pada akhir tahun mencapai USD128 miliar. Saat ini cadangan devisa berada di angka USD126,7 miliar atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.
 
"Kalau perkiraan saya bisa naik di kisaran USD128 miliar hingga akhir tahun. Dengan asumsi ada front loading utang luar negeri pemerintah untuk 2020," katanya saat dihubungi Medcom.id di Jakarta, Jumat, 8 November 2019.
 
Menurutnya, peningkatan cadangan devisa akan membantu pemerintah dalam membayar utang pokok, bunga utang dan membiayai ketidakseimbangan neraca pembayaran maupun menutup kebutuhan valuta asing di pasaran.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengeluaran utamanya untuk bayar utang dan bayar utang pokok dan bunga dan untuk intervensi. Impor itu bukan dari cadangan devisa," ungkapnya.
 
Ia menambahkan pembayaran utang luar negeri tak sepenuhnya menggerus cadangan devisa. Sebab sumber cadangan devisa sendiri berasal dari kenaikan utang luar negeri ditambah jatah konsesi dari pertambangan.
 
"Namanya juga naik ya pasti aman kakalu berkurang baru kita agak khawatir dan proyeksi saya akan terus naik hingga akhir tahun dan tahun depan," pungkas dia.
 
Bank Indonesia sebelumnya mencatat peningkatan cadangan devisa akhir Oktober 2019. Cadangan devisa tercatat berada di angka USD126,7 miliar, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2019 sebesar USD124,3 miliar.
 
Berdasarkan laporan Bank Indonesia, Kamis 7 November 2019, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif