BI Tepis Rupiah Melemah Gara-Gara Kebijakan Menahan Suku Bunga
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menepis pelemahan rupiah yang terjadi hari ini disebabkan oleh langkah bank sentral yang menahan suku bunga acuan. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) kemarin, BI mempertahankan suku bunga BI 7 day reverse repo rate 5,25 persen.

"Tidak (pengaruh suku bunga ditahan), kalau dilihat lebih luas kan bukan hanya rupiah yang melemah, tapi juga mata uang lainnya," kata Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018.

Dirinya menambahkan, pelemahan rupiah lebih disebabkan oleh faktor eksternal, yaitu penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang dolar AS menguat hampir terhadap seluruh mata uang termasuk rupiah.

Sebelumnya, BI mencatat rupiah mengalami pelemahan sebesar 0,52 persen sejak awal tahun sampai dengan 18 Juli kemarin. Rupiah sempat berada pada level Rp14.405 per USD karena meningkatnya ketidakpastian global sehingga mendorong dolar AS yang menguat.

Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi tadi sudah menembus level Rp14.500 per USD. Namun saat penutupan perdagangan sore, pelemahan rupiah mulai mereda.

Mengutip data Bloomberg, rupiah menguat tipis hingga mencapai 53 poin atau setara 0,37 persen ke Rp14.495 per USD. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi rupiah sempat berada di level Rp14.477 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang bertengger di Rp14.442 per USD.

Sementara itu, gerak rupiah berdasarkan data Yahoo Finance berada di level Rp14.475 per USD. Rupiah menguat hingga mencapai lima poin atau setara 0,03 persen dibandingkan pembukaan pagi yang berada di Rp14.468 per USD.

Selain itu berdasarkan data kurs tengah Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.520 per USD.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id