Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Pemerintah Alokasikan Rp51,2 Triliun untuk Program JKN di 2021

Ekonomi jkn anggaran Kementerian Keuangan
Eko Nordiansyah • 22 Oktober 2020 15:22
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan dana sebesar Rp51,2 triliun untuk subsidi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun depan. Apalagi program JKN masuk dalam target prioritas bidang kesehatan di 2021.
 
Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan, alokasi untuk program JKN sebesar Rp51,2 triliun setara dengan 30,1 persen dari anggaran kesehatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.
 
"Kalau kita lihat disini akan ada bantuan iuran JKN bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) itu Rp2,4 triliun. Lalu bantuan iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) itu Rp48,8 triliun," kata dia dalam Media Workshop BPJS Kesehatan di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, ada sejumlah target prioritas bidang kesehatan pada tahun depan. Di antaranya adalah anggaran antisipasi pengadaan vaksin covid-19 untuk 160 juta orang sebesar Rp18 triliun, serta antisipasi pelaksanaan imunisasi sebesar Rp3,7 triliun.
 
Kemudian ada bantuan sarana prasarana, laboratorium, litbang, dan PCR dengan total Rp1,2 triliun, pembangunan 971 gedung puskesmas dan pembangunan/rehabilitasi 559 rumah sakit rujukan, serta bantuan operasional kesehatan untuk 10.143 puskesmas sebesar Rp10,7 triliun.
 
Bukan hanya penanganan covid-19 saja, pemerintah juga memprioritaskan anggaran untuk pengendalian penyakit TB di 145 layanan sebesar Rp2,8 triliun, penyediaan obat TB, HIV/AIDS, dan vaksin 24 paket Rp2,77 triliun, serta penyediaan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita sebesar Rp1,1 triliun.
 
Untuk tahun depan, total anggaran kesehatan yang dialokasikan dalam APBN mencapai Rp169,7 triliun. Alokasi anggaran kesehatan ini salah satunya untuk reformasi serta sebagai komitmen pemerintah untuk keberlanjutan program JKN.
 
"Alokasi anggaran kesehatan itu melebihi batas yang ditentukan lima persen APBN. Kita mengalokasikan 6,2 persen dari APBN untuk penguatan penanganan covid. Meskipun turun dibandingkan tahun ini, tapi cukup signifikan dan alokasinya juga bervariasi," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif