Utang Pemerintah Rp4.416 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah sampai dengan September 2018 naik menjadi sebesar Rp4.416,37 triliun. Posisi utang sampai dengan akhir bulan lalu berada pada posisi 30,47 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Berdasarkan data yang dilansir Medcom.id, Rabu, 17 Oktober 2018, utang pemerintah naik Rp53,18 triliun dibandingkan dengan Agustus sebesar Rp4.363,19 triliun. Dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, utang naik Rp549,92 triliun dari Rp3.866,45 triliun.

Komposisi utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp823,11 triliun yang memegang porsi 18,64 persen dari total utang. Sedangkan Surat Berharga Negara (SBN) tercatat sebesar Rp3.593,26 triliun atau 81,36 persen dari total utang.

Sementara untuk pinjaman, terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp 816,73 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp6,38 triliun. Keduanya memiliki porsi sebesar 18,49 persen dan 0,14 persen dari total keseluruhan utang pemerintah.

Untuk pinjaman yang berasal luar negeri, terdiri dari pinjaman bilateral sebesar Rp328,35 triliun, pinjaman multilateral sebesar Rp440,89 triliun, pinjaman komersial sebesar Rp45,98 triliun, dan suppliers sebesar Rp1,51 triliun.

Sedangkan SBN berdenominasi rupiah sebesar Rp2.537,16 triliun terdiri dari SUN Rp2.123,35 triliun dan SBSN Rp413,81 triliun. Adapun SBN berdenominasi valas sebesar Rp1.056,10 triliun, terdiri dari SUN Rp824,70 triliun dan SBSN Rp231,40 triliun.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id